Pages

Senin, 19 Desember 2011

Persepsi


Tidak dapat dipungkiri bahwa kehidupan ini penuh dengan persepsi. Ketika anda disodori oleh beberapa fakta secara bersamaan maka pemikiran anda secara tidak langsung akan menyimpulkannya sendiri. Bahkan ketika anda mendengar opini dari orang lain maka anda sudah dapat menentukan persepsi anda.
Taukah anda jika dalam bersepsi tidak ada yang salah maupun benar. Sebab pada dasarnya persepsi itu bersifat subjektif, tergantung kepada orang yang memiliki persepsi tersebut. Walaupun anda diberikan oleh fakta yang objektif namun ketika berpersepsi anda mengubah keobjektifan data tersebut menurut subjektivitas anda. Persepsi sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor seperti lingkungan, pendidikan, personality, fisik dan lain – lain. Sehingga tidak mutlatk dari satu objek yang dipersepsikan.



Walaupun demikian ada beberapa faktor yang menyebabkan anda dapat mengalami kesalahan dalam berpersepsiyakni kesalahan atribusi dimana dari awal data yang anda terima sebagai bahan persepsi anda sudah salah kaprah tentu hal ini berimplikasi pada persepsi yang anda hasilkan. Contoh kegagalan lain adalah adanya gegar budaya yang merupakan hal natural karena merupakan tradisi yang sudah lama berlangsung. Namun, hal ini juga dapat menyebabkan kegagalan. Benturan ini dapat dibayangkan antara orang Papua dan orang Bali yang memiki budaya yang sangat jauh berbeda kemungkinan besar akan terjadi kesalahan persepsi.
Oleh karena itu walaupun dengan data atau info yang sama, satu individu dengan individu lainnya dapat menghasilkan persepsi yang berbeda. Karena persepsi itu subjektif serta tidak dapat ditentukan nilai kebenarannya.

Mengatur Waktu

Semua orang pasti pernah mendengar pepatah yang berbunyi waktu itu uang, karena setiap detik yang berlalu tidak seharusnya disia- siakan seperti kita menggunakan uang. Namun mengapa Tuhan hanya memberikan kita waktu 24 jam dalam sehari padahal kita memiliki banyak sekali pekerjaan yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tersebut.

Jika  anda diberikan waktu lebih dari 24 jam, kemungkinan waktu tersebut justru dimanfaatkan untuk hal tidak berguna. Sebab terlalu banyak waktu luang yang ada sehingga justru menimbulkan kerugian. Sebenarnya Tuhan memberikan kita waktu sedemikian rupa adalah agar kita dapat mengaturnya dengan baik. Manusia dibekali akal dan pemikiran yang rasional untuk dapat mangatur dengan baik jadwal hidupnya. Dengan membuat jadwal tentang apoa yang harus kita lakukan dalam jangka waktu tertentu maka hidup kita akan menjadi lebih waktu dan teratur.
Namun bagaimana jika ada sebuah masalah mendadak yang tidak dapat kita prediksi kedatangannya dan mengganggu jadwal yang telah kita tetapkan?
Maka buatlah prioritas tentang kegiatan apa yang harus selesai terlebih dahulu dengan waktu yang mendesak dan tingkat kepentingan yang lebih tinggi sebagai indikator. Tanpa disadari prioritas adalah solusi dalam menghadapi keterbatasan waktu. Karena tak dapat dipungkiri bahwa kita tidak dapat menyelesaikan semua tugas dengan waktu yang ada tanpa memprioritas yang mana yang harus didahulukan. Maka buatlah strategi tentang prioritas. Dengan mengatur waktu hidupmu dengan baik maka Anda tidak akan menjadi korban waktu.

Melihat arti masalah


Masalah merupakan sesuatu yang menghadang kita untuk memperoleh tujuan yang telah kita tetapkan. Kurang beruntungnya lagi masalah sering sekali datang secara tiba – tiba sehingga kita tidak mempunyai  persiapan untuk menghadapi masalah. Namun jika kita melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menjadi yang lebih nbaik, akan berbeda lagi ceritanya, seseorang yang mempunyai pemikiran positif akan ketika ia sedang tertimpa sebuah masalah akan membuatnya pandai bersyukur dengan apa yang telah dimilikinya untuk menghadapi masalah yang ada. Kita sendiri telah mengetahui kekuatan dari sebuah syukur yang akan membawa ketentraman dan ketenangan hati. Hal ini merupakan sebuah kunci utama dalam menghadapi permasalahan. Sebab dengan ketenangan kita dapat melihat jalan yang tak akan pernah dapat dilihat oleh orang yang sedang terbawa emosi.

Masalah yang kita hadapi tak akan pernah lebih besar dari kemampuan yang kita punya. Sebenarnya bukan kekuatan kita yang amat besar sehingga kita mampu menyelesaikan berbagai macam masalah. Namun, keyakinan kita pada kekuatan kita lah yang melipatgandakan kekuatan itu sendiri. Pada dasarnya manusia mempunyai tabiat jika meyakini maka ia akan mempercayai bahwa hal itu adalah benar. Sebuah sisi positif dapat diambil dari keadaan ini untuk menghadapi sebuah permasalahan yang ada.

Setelah mempunyai ketenangan dan meyakini kekuatan, yang perlu dilkukan adalah beraksi untuk mulai menyelesaikan masalah. Ingat masalh tidak akan hilang begitu saja ketika kita tidak melakukan apapun kepadanya. Seandainya masalah tersebut tiba – tiba sirna dari hadapan kita tanpa kita pernah menemukan solusi untuk menyelesaikannya bersiaplah untuk selalu bertemu dengan masalah ini sepanjang hidup anda. Bahkan bersiapklah jika wujud permasalahan itu akan menjadi lebih besar dari yang anda temui sekarang ini.
Untuk itulah segera beraksi dalam menyelesaikan masalah, mulailah melihat solusinya di sekitar anda dan lakukan perubahan untuk menghadapi masalah tersebut. Sebab, tidak jarang masalah menuntut anda untuk berubah dalam menyelesaikannya. Selamat menghadapi masalah anda!

Kasih ku tak hanya sepanjang galah,Bu!

Diantara 365 hari dalam satu tahun, tanggal 22 Desember telah terpilih menjadi suatu hari yang fenomenal, yaitu hari untuk para ibu. 

Rasanya satu hari saja tidak akan cukup untuk memberikan penghargaan apa yang telah ibu saya berikan kepada saya. Pengorbanan yang dilakukan oleh seorang ibu tak pernah berhenti bahkan ketika beliau selesai mengandung dan melahirkan kita. 
Membayangkan proses kelahiran yang begitu menakutkan membuat saya bertanya darimana mereka mendapatkan kekuatan yang sedemikian besar untuk menghadapi apa yang akan terjadi. Bagaimana mereka bisa tulus memberikan nyawa mereka apabila ada sesuatu terjadi ketika proses bersalin berlangsung. Seorang ibu mungkin akan menanggung hal tersebut sendirian namun mereka merasa puas dan tersenyum manis ketika mendengarkan tangis bayi mereka untuk pertama kalinya.
Membesarkan anak bahkan tak pernah semudah melahirkan mereka. Sebuah tanggung jawab besar bahwa seorang ibu turut andil dalam pembentukan karakter anak. Bagaimana ia bersikap akan tercermin pada perbuatan anaknya. Pribadi anak yang buruk tentu merupakan tamparan keras bagi seorang ibu. Untuk itulah mereka membesarkan anaknya dengan kasih agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik.
Belum lagi proses teknis yang ibu lakukan untuk membesarkan seorang anak. Saya sangat yakin apabila seorang ibu akan sangat khawatir jika anaknya belum makan, belum lagi jika anaknya sangat rewel dan susah untuk diajak makan. Melihat waktu yang mereka sediakan demi menyuapkan sesuap nasi ke anaknya merupakan perngorbanan yang tak akan bisa dibalas dengan apapun.

Namun, bu kasihku padamu tak pernah hanya sepanjang galah. Aku tau jika dibandingkan dengan cinta yang telah kau berikan padaku balasanku hanya seperti tetesan air di tengah laut. Namun, percayalah bu jika hal pertama yang ingin ku lakukan saat mencapai kesuksesan adalah membahagiakanmu. Aku tak pernah ingin melihatmu menangis kesakitan dan berkorban lagi demi anak – anakmu. Semoga engkau selalu dilindungi oleh Allah SWT wahai ibuku...
I love you,mom...

Motivasi


Motivasi. Satu kata yang menggambarkan sebuah kunci menggapai segalanya dalam hidup. Motivadi adalah kunci dari segala permasalahan yang ada, dan motor untuk menggerakkan  langkah kita ke depannya.
Hidup tanpa motivasi akan kurang berarti. Jika kita telah menetapkan target dan sasaran yang ingin kita capai dalam hidup namun kita tidak memiliki motivasi untuk meraihnyaitu sama saja dari awal kita tidak pernah mentapkan motivasi itu. Motivasi adalah agen perubahan dalam diri kita. Dengan motivasi kita akan mempercayai hal – hal yang mustahil untuk dapat kita lakukan. Dengan motivasi pula kita akan berusaha untuk meraihnya, dalam sekejap sasaran yang telah kita tantukan akan berada di tangan kita. Sehebat itukah kekuatan motivasi?
Motivasi dapat ditemukan dimana saja asalkan kita mau membuka mata dan menjadikan hal yang ada sebagai sebuah motivasi. Melihat orang kesusahan sebagai contohnya. Ketika anda melihat orang yang kesusahan dan mempunyai keinginan untuk membantunya, namun tidak diiringi oleh kemampuan anda. Anda akan berusaha untuk menjadi orang yang layak untuk memberikan bantuan. Anda akan berusaha meraih posisi tersebut. Tanpa sadar anda telha mendapatkan motivasi untuk menjadi sesuatu yang lebih. Maka jadikan lingkungan anda, setiap elemen yanag ada disana untuk menjadi motivasi anda untuk menjadi yang lebih baik. Karena ketika anda melakukannya anda tidak akan pernah kehabisan sumber motivasi.

Minggu, 18 Desember 2011

Pemilihan presiden di Kelas KI


Presiden merupakan kepala negara yang memimpin mayarakat luas, namun bagaimana jadinya jika pemilihan presiden dilakukan di kelas. Seru pastinya. Mempunyai mimpi itu gratis. Untuk  itulah kami mahasiswa Sistem Informasi ITS hari ini berlomba berangan – angan menjadi presiden republik Indonesia. Awalnya kami membuat draft daftar mimpi yang akan kami lakukan jika kami menjadi presiden. Janji apa yang akan kami berikan apabila kami terpilih menjadi presiden nantinya. Yang terbaik akan memperoleh kesempatan untuk menjadi calon presiden dan mengorasikan mimpinya. Seru bukan? Penilaian dimulai dari berbagai macam kategori. Namun bukan hanya draft yang bagus yang kami cari. Namun juga mimpi yang lucu dan kocak. Hingga di dalam kelas B ini terpilih dua orang dengan mimpi yang sangat kocak. Feddy dan Arif.
Mimpi Feddi yang paling menggelitik hati saya adalah pemberian komputer gratis ke seluruh lapisan rakyat Indonesia. Benar – benar ide cermelang khas anak jurusan IT sekali. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa di era sekarang ini perkembangan teknologi amatlah cepat bahkan ketika kita mengedipkan mata sebuah metode teknologi telah ditemukan. Semua ini dasarnya untuk memudahkan kehidupan masyarakat sendiri, tujuan utama ditemukan teknologi. Sehingga manusia tidak akan ketinggalan apa pun yang terjadi muka bumi ini. Namun, sayangnya hal tersebut masih belum berlaku benar di masyarakat Indonesia. Kemajuan teknologi justru semakin menyebabkan kepincangan dan ketertinggalan pada masyarakat lapisan bawah. Penyebab tentu saja masalah ekonomi. Dengan ide Feddi untuk memberikan komputer kepada rakyat diharapkan Indonesia tidak akan tertinggal dari negara lain. Jika perlu para mahasiswa Sistem Informasi harus menjadi pendobrak keadaan dan menjadi pencetus era baru berteknologi Indonesia.
Di sisi lain Arif tidak begitu saja, menerima orasi yang diberikan Feddi. Dia menjanjikan pemberantas kaum banci dan pengembalian manusia sesuai dengan kodratnya. Mantab gan. Lanjutkan perjuanganmu sekarang ini mungkin akan sangat berat. Mengingat kebebasan gaya hidup manusia saat ini yang telah melebihi batas kewajaran.
Setelah setiap calon presiden berorasi di depan kelas, langkah selanjutnya mereka menjawab pertanyaan dari audiens. Tidak jarang mereka mendapat cemooh tentang ide mereka yang sangat tidak realistis dan tidak dapat diaplikasikan di dunia nyata. Namun, percayalah kawan bahwa semua mungkin terjadi selama kita mempunyai kepercayaan itu sendiri. Setelah mengalami perdebatan yang panjang akhirnya terpilihlah Feddi sebagai presiden kelas B. Selamat ya, lanjutkan dperjuanganmua samapai akhir.

LKMM Pra TD IV FTIF ITS


Sebuah pelatihan kepribadian untuk Fakultas Teknologi Informasi telah selesai dilakukan dalam jangka waktu tiga hari. Boleh dikatakan pelatihan kepribadian kali ini berjalan dengan sukses dan menyenangkan. Setiap peserta diminta untuk datang lebih awal 15 menit dari pada awal kegiatan. Walaupun kenyataannya kami sudah datang dua jam sebelum pelaksanaan untuk mempersiapkan diri mengikuti pra TD di hari pertama ini. Hari pertama dilaksanakan pad hari Sabtu, 26 November 2011. Berbagai persiapan seperti essay dan name table telah kami persiapkan semenjak dari rumah, kemudian dengan berpakaian putih hitam berjas almamater kami berangkat ke kampus Sistem Informasi ITS tercinta. Dua jurusan yang termasuk dalam satu falkutas teknologi informasi bercampur menjadi satu yakni, Sistem Informasi dan Teknik Informatika. Arogansi jurusan sudah tidak berlaku lagi disini sebab kami satu falkutas yang sama. Di hari perdana ini, agenda yang diberikan adalah outbond. Kami terbagi menjadi beberapa kelas dimana setiap kelas harus mendatangi tiap pos yang ada dan melakukan permainan yang telah disediakan. Sebenarnya permainan seperti ini sudah sangat sering saya dapatkan di mata kuliah Keterampilan Interpersonal dimana kerjasama yang selalu merupakan kunci kesuksesan. Hari pertama pun berakhir saat jam menunjukkan pukul satu siang.
Hari kedua dan ketiga dilaksanakan dua minggu kemudian, namun dalam selang waktu dua minggu tersebut kami mendapatkan banyak sekali tugas, mulai dari membuat bendera FTIf, membuat yel – yel untuk satu FTIf, dan membuat yel – yel per kelas. Pembuatan bendera inilah yang memerlukan energi lebih. Karena tak dapat dipungkiri bahwa ke dua jurusan ini sama – sama memiliki kesibukan yang berlebih sehingga sulit untuk meluangkan waktu namun dengan komitmen untuk berkontribusi yang tinggi FTIf berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan dengan baik.
Pukul 07.30 tanggal 10 Desember menunjukkan dimulainya Pra TD IV FTIf. Materi demi materi diberikan kepada kami. Demi mendukung output mahasiswa berkarakter Patriot seperti tema yang telah diberikan, setiap pemateri menuntut kontribusi aktif dari setiap peserta. Walaupun tidak dapat dipungikiri bahwa rasa bosan menjadi pemicu timbulnya rasa kantuk. Tetapi dengan motivasi yang kuat para perserta berhasil melewati dua hari dengan lancar. Semangat patriot!